Dunia modelling identik dengan cewek berpostur tubuh tinggi, kurus, dan cantik. Alasan kenapa para model dipilih yang seperti itu karena memudahkan para designer memamerkan baju rancangan saat di atas catwalk. Badan tinggi dan kurus membuat pakaian lebih mudah ‘masuk’ ke sembarang tubuh. Dengan begitu, saat peragaan busana berlangsung, semua yang melihat bisa fokus pada pakaian-pakaiannya, bukan kemolekan tubuh para model.

Ditambah lagi dengan tubuh kurus yang gampang mencari ukuran bajunya.

Meski begitu, nggak jarang ada model-model plus size yang memeriahkan pagelaran fashion week di berbagai negara. Pagelaran fashion week yang diselenggarakan 2 kali setiap tahun ini membuat masing-masing desainer menunjukkan peragaan busana terbaiknya. Tak heran, kehadiran para model plus size di atas runaway akan memberikan nilai plus.Siapa saja ya mereka? Ini dia 13 sosoknya!

1. Beth Ditto yang identik dengan penampilan punk ini mampu tampil mengagumkan ketika memeragakan pakaian desainer ternama

Beth Ditto merupakan penyanyi band indie rock ‘Gossip’ yang pernah berjalan di atas runaway Paris Fashion Week karya Jean-Paul Gaultier dalam koleksi Spring/Summer 2011. Dan pada 2015 lalu dirinya tampil lagi dengan menampilkan karya Marc Jacobs berbalut gaun putih yang menjadi ciri khas bintang Hollywood di 1940an. Dirinya muncul bersama model-model terkenal lainnya seperti Kendall Jenner, Bella Hadid, dan Lineisy Montero. Setelah debutnya pada 2010 lalu, Ditto membuat koleksi pakaiannya sendiri dalam rangka mendukung keberadaan plus-size models.


2. Sabina Karlsson sering mendapat komentar miring tentang tubuhnya saat mengikuti audisi model. Kamu jangan putus asa ya!

sabina karlsson

sabina karlsson via www.91fays.com

Model asal Swedia ini beberapa kali memeragakan busana bagi Jean Paul Gaultier dan Armani. Sebelum berhasil seperti sekarang, dulu Sabina Karlsson sempat patah arang ketika mengikuti audisi model karena sering mendapat komentar miring tentang tubuhnya. Kini dia jadi model plus size yang sering muncul dalam peragaan pakaian dunia.

3. Meski sudah punya nama, para desainer masih jarang yang mau meminjamkannya baju untuk pemotretan

ashley graham

ashley graham via www.cosmopolitan.co.uk

Ashley Graham mulai curi perhatian ketika dirinya tampil sebagai sampul majalah Sport Illustrated pada 2015. Kemudian, sepak terjangnya meningkat ketika tampil di New York Fashion Week dan menjadi cover majalah Vogue. Perjalanan kariernya tak semulus yang dibayangkan, yakni banyak desainer maupun brand rumah mode yang enggan meminjamkan pakaiannya untuk dikenakan Graham.

4. Sadar bahwa memaksa tubuhnya kurus seperti model kebanyakan membuatnya tersiksa. Crystal Renn memutuskan tidak mengubah diri dan tampil apa adanya – model plus size

crystal renn

crystal renn via id.pinterest.com

Persaingan di industri mode memang cukup ketat. Penampilan fisik yang sangat penting ini membuat beberapa model anoreksia, termasuk Crystall Renn. Dia memilih menjadi model plus size yang membuatnya lebih mencintai diri apa adanya, dibanding memaksakan kehendak untuk kurus sesuai tuntutan.

5. Candice Huffine memang pernah tampil kontroversial. Namun, hal itu menyadarkan cewek plus size lainnya untuk tetap tetap percaya diri

candice huffine

candice huffine via www.popsugar.co.uk

Model plus size yang terkenal dengan pose seksi kontroversialnya untuk cover majalah S Moda hingga kini masih suka dimintai pemoretan. Beberapa majalah yang suka menghadirkan wajahnya antara lain Vogue Italia, W Magazine, i-D, dan Harper’s Bazaar.

6. Iskra Lawrence berani melakukan kampanye untuk menyadarkan orang-orang mencintai tubuhnya

iskra lawrence

iskra lawrence via newscdn.newsrep.net

Punya tubuh plus size kerap kali jadi bahan bullying. Oleh karena itu, Iskra Lawrence melakukan kampanye yang cukup unik di kereta dengan hanya memakai pakaian dalam saja. Dia pun mendokumentasikannya melalui video berjudul Unmuted ke Youtube dengan sebelumnya menggunakan gaun panjang. Dalam video tersebut dia mengajak setiap orang untuk mencintai diri sendiri.

7. Punya badan plus size nggak membuat Marquita Pring gagal bergabung dalam agensi model terkenal

marquita pring

marquita pring via www.businessinsider.com

Wanita yang bergabung dalam IMG Models ini jadi langgangan tampil di beberapa peragaan busana dunia. Tak jarang juga dia mengkuti pemotretan untuk brand ternama seperti Levi’s dan Evans.

8. Kecantikan Georgia Pratt kerap disandingkan dengan model-model populer dunia. Katanya sih mirip Alessandra Ambrosio

georgia pratt

georgia pratt via www.hautedvie.com

Kecantikan Georgia Pratt dianggap seperti model terkenal dunia lainnya, yaikni Alessandra Ambrosio dan Behati Prinsloo. Kulitnya yang flawless dengan rambut indahnya mampu memesona penampilan.

9. Berkulit gelap tak menurunkan semangat Precious Lee dalam dunia modelling. Ikuti yuk kiprahnya

precious lee

precious lee via blog.additionelle.com

Bertubuh plus size dengan kulit gelap nggak menyurutkan semangat Precious Lee untuk tampil penuh percaya diri. Pemotretan dengan menggunakan pakaian renang maupun berjalan di catwalk bergaun elegan pun tetap cantik.

10. Tubuh plus size Denise Bidot kerap dipamerkan, walau katanya ada selulit di mana-mana

denise bidot

denise bidot via www.femina.dk

Industri fashion dunia sempat dibuat cukup gempar dengan foto Denise Bidot yang nggak malu memamerkan selulit pada tubuhnya. Hal itu dia lakukan ketika membintangi iklan di majalah Sports Illustrated dengan mengenakan koleksi underwear Lane Brynt.

Well, nggak ada lagi alasan kamu untuk minder atau nggak PD beraktivitas ya. Toh, para model ini telah membuktikkannya dengan berani terjun di industri fashion, walau bertubuh plus size.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

13 Model Plus Size yang Mendobrak Tradisi. Mereka Berjalan di Catwalk dengan Percaya Diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *